Kini website ini sudah umum dikonsumsi untuk berbagai keperluan dengan meningkatkan pengguna internet di Indonesia. Anda sebagai pemilik bisnis tentunya dapat memanfaatkan potensi tersebut untuk mengembangkan bisnis Anda.

Jadi, mengapa tidak mempertimbangkan untuk menggunakan situs web untuk bisnis Anda? Seperti kata pepatah Anda tidak tahu, Anda tidak menyukainya, dalam hal ini Anda tidak tahu, jadi Anda tidak membelinya. Sangat penting untuk membuat website yang efektif, untuk memberikan kesan pertama bagi calon pelanggan. Apa yang terjadi jika prospek Anda tidak menemukan Anda di internet?

Dengan perkembangan teknologi, orang sekarang melakukan ‘window shopping’ dengan cara yang berbeda. Dia bisa melakukannya kapanpun dan dimanapun. Tanpa situs web, Anda akan kehilangan kesempatan untuk membuat calon pelanggan “menjelajahi” bisnis Anda dan berpikir untuk membeli produk Anda. Mereka akan dengan mudah memilih bisnis yang telah disediakan oleh pesaing mereka sebelumnya.

Berdasarkan survei terbaru yang dilakukan Stancombe Research & Planning dan Deloitte Access Economics terhadap 437 UKM di Indonesia, diketahui bahwa hanya 37% UKM yang menggunakan teknologi digital dasar, termasuk situs jaringan informasi standar dan terbatas, bisnis dalam direktori, dan portal online. informasi online non-interaktif lainnya.

Apakah Anda turun 37%? Tidakkah Anda ingin mengendarai pesaing yang belum Anda miliki? Kurang dari 16% bisnis di Indonesia memiliki situs web sendiri, meskipun hampir separuh penduduknya sudah menggunakan Internet

Website merupakan garis depan atau garis pertama untuk menjangkau pelanggan. Artinya, situs web Anda adalah kesan pertama yang dibuat pelanggan tentang Anda, yang dapat menentukan keputusan besar apakah mereka akan menggunakan bisnis Anda atau tidak. Bayangkan dia mengunjungi toko Anda, layanan yang ingin Anda tawarkan? Kesan apa yang ingin Anda miliki?

Inilah Seberapa Penting Situs Anda

1. Meningkatkan visibilitas / keberadaan perusahaan

Membuat situs web perusahaan berarti meningkatkan visibilitas / kehadiran perusahaan. Ini bisa dibandingkan dengan perusahaan yang membuka showroom baru

2. Menyediakan informasi profil perusahaan secara detail

Ketika sebuah perusahaan menghubungi perusahaan baru lainnya (misalnya, hanya menerima tawaran), mereka mungkin mengetahui lebih banyak tentang profil perusahaan yang baru-baru ini menawarkannya. Perusahaan perlu mengetahui profil perusahaan lain yang dapat menjadi mitra perusahaan. Perusahaan dapat menemukan informasi lebih lanjut di situs web perusahaan mitra.

3. Komunikasikan produk dan layanan perusahaan secara detail

Dalam proses pemasaran, kami dapat memasang iklan di koran / majalah, memasang iklan di papan reklame, atau membuat brosur. Ruang yang disediakan di koran / majalah, baliho atau brosur terbatas dan tidak mudah untuk mengubah informasi.

Sedangkan di website, kita bisa dengan mudah menambahkan informasi tentang produk atau jasa yang kita tawarkan. Jika perusahaan mempunyai website, kita tinggal meninggalkan alamat / nama website tersebut di koran / majalah, billboard atau flyer supaya lebih mudah seseorang atau perusahaan bisa mendapatkan informasi lebih lanjut tentang produk atau jasa yang ditawarkan.

Kami juga menawarkan jasa pembuatan website dengan harga bersahabat, serta juga menyediakan jasa seo jogja dengan pengalaman yang baik.

4. Mengingatkan calon pelanggan yang lupa

Dalam proses pemasaran, calon pelanggan menerima informasi tentang perusahaan dan layanan yang dapat diperoleh melalui presentasi, melihat brosur, browsing atau melihat iklan. Calon pelanggan bisa saja kehilangan kartu nama perusahaannya dan jika membutuhkan layanan tersebut, mereka akan mencari di internet (mesin pencari) dan mencari kata kunci dalam nama perusahaan.

Jika Anda sudah memiliki perusahaan, calon pelanggan akan dengan mudah menemukan website Anda dan kemudian menghubungi kami dan mereka dapat menjual jasa / produk Anda.

5. Memudahkan pelanggan menghubungi kita

Seperti pada kasus sebelumnya, pelanggan dapat kehilangan kartu nama atau nomor telepon mereka. Pelanggan akan mengingat nama perusahaan, kemudian mencari di internet, mencari perusahaan, menemukan dan menghubungi kembali.